Bocah Perempuan di Kendari Terluka Akibat Peluru Nyasar Saat Tidur
Wayan Eka (35), seorang tetangga, mengatakan bahwa korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara. Namun, karena ketiadaan bed, mereka diarahkan ke RS lain. “Akhirnya, kami membawa Rahmah ke Korem karena dekat dan kami menggunakan motor,” kata Wayan.
Di UGD Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, dokter pemeriksa, dr. Wa Ode Sarsina, menyatakan bahwa korban akan segera dievaluasi sebelum dilakukan tindakan pembedahan. “Kami akan konsultasi dengan dokter ahli bedah untuk evaluasi lebih lanjut. Awalnya kami kira ada peluru yang bersarang, namun ternyata pelurunya jatuh saat kami memeriksa bantalnya,” jelas dr. Sarsina.
Peristiwa ini didahului oleh laporan dari Ibu Esti, RT setempat, yang mengaku melihat aksi kejar-kejaran sebelum terjadinya insiden peluru nyasar. Saat ini, kondisi korban masih dalam pemantauan di UGD RS Bhayangkara Kendari, dengan harapan pemulihan segera dan tindakan lebih lanjut yang tepat.







Comment