Antisipasi Dampak Pemanasan Global, Kementan Ajak Petani Millenial Optimalkan Genta Organik
SERPONG – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta semua pihak yang terkait dengan sektor pertanian untuk bersiap menghadapi dampak pemanasan global agar ketahanan pangan Indonesia tetap terjaga.
“Besok kita akan menghadapi krisis air, ada kemarau tanpa perkiraan. Besok di tengah banjir ada krisis air. Dua tahun pandemi kita lewati, taxi hari ini dan besok tantangan sangat besar,” kata Mentan Syahrul
Lebih lanjut Mentan Syahrul menerangkan bahwa negara-negara lain sudah mempersiapkan sektor pertaniannya untuk menghadapi dampak pemanasan global. Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan meningkatkan anggaran sektor pertanian untuk ketahanan pangan.
Mentan Syahrul memerintahkan jajarannya untuk membuat program baru yang khusus untuk menangani dampak pemanasan global terhadap sektor pertanian. “Besok harus ada program baru menghadapi krisis alam yang ada. Tegas Syahrul.
Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) merupakan suatu gerakan pertanian organik yang meliputi pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal.








Comment