Andika Perkasa Tak Percaya Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud oleh Oknum TNI Tindakan Spontan
“Di statement itu antara lain dinyatakan salah satunya ini adalah kesalahpahaman antara 2 pihak. Padahal kan dari video yang beredar dan video itu beredar lebih dulu dibandingkan dengan statement Komandan Kodim. Di situ jelas kalau dari videonya tidak ada proses kesalahpahaman. Yang ada adalah langsung penyerangan atau tindak pidana penganiayaan,” ujar Andika.
“Yang kedua, statementnya juga menyatakan bahwa ini adalah tindakan spontan di mana para oknum anggota yang sedang berolahraga ini kemudian keluar untuk menghentikan membubarkan sampai terjadinya penganiayaan,” sambungnya.
Dia meyakini yang disampaikan oleh Dandim 0724/Boyolali merupakan hasil laporan dari bawah. Kemudian laporan disampaikan sebagai pernyataan resmi dari Kodim 0724/Boyolali.
“Jadi ini menurut saya adalah pengambilan keterangan di level bawah. Jadi yang dibacakan oleh Komandan Kodim ini kan sebetulnya hasil laporan dari bawah. Jadi mungkin data awal interogasi awal dilakukan di level kompi itu yang kemudian di laporkan ke atas sampai dengan Komandan Kodim,” papar Andika.







Comment