Andi Arief menduga situasi saat ini serba tidak pasti gegara urusan golden boy tersebut. Dia menuding bakal ada konflik kepartaian ke depannya.

“Indonesia terancam konflik besar kepartaian dalam tubuh negara. Semua serba tidak pasti melihat nasib siapa golden boy Jokowi sesungguhnya. Golden-nya belum tentu dapat. Konflik di depan mata,” ucapnya.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut akan cawe-cawe demi kepentingan bangsa bermaksud positif. Ia menilai Jokowi ingin Pemilu 2024 ke depan berlangsung dengan jujur, aman dan transparan.

“Ya jadi apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden kebetulan secara langsung di depan pemimpin redaksi beliau menyampaikan cawe-cawe untuk hal yang positif artinya pelaksanaan pemilunya berlangsung transparan, terbuka,” kata Pramono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/5).

Pramono mengatakan di era seperti sekarang tak mungkin seorang pemimpin ingin bertindak yang berlawanan dengan aturan. Pernyataan cawe-cawe, menurutnya untuk memastikan hilirisasi program pemerintah bisa berlanjut.