Hingga saat ini, Partai Golkar belum menunjuk pengganti Airlangga Hartarto sebagai ketua umum. Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan bahwa pengunduran diri Airlangga merupakan salah satu syarat untuk menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub), yang akan menentukan pemimpin baru partai tersebut.

Situasi internal Partai Golkar kini menjadi perhatian publik, terutama dengan munculnya sejumlah nama yang dianggap potensial untuk menggantikan posisi Airlangga sebagai ketua umum. Namun, keputusan akhir terkait siapa yang akan memimpin Partai Golkar ke depan masih menunggu hasil munaslub.