JAKARTA- Ada yang baper soal Amplop Kiai, laporkan Ketum PPP ke polisi. Padahal Ketua Umum (Ketum) PPP, Soeharso hanya menyampaikan pengalamannya ke kader PPP di acara internal PPP dengan KPK.

Soeharso dalam acara PPP bersama KPK mengatakan dirinya pernah ditanyakan soal titipan amplop saat datang ke sebuah pondok pesantren besar milik seorang Kiai. Namun Ada yang baper soal amplop kiai dan tersinggung dengan pernyataan Soeharso ini dan melaporkannya ke polisi.

Laporan itu dilayangkan oleh pria bernama Ari Kurniawan pada Sabtu (20/8). Pelapor yang mengaku lulusan pesantren ini menilai pernyataan ‘amplop kiai’ telah mencemarkan nama baik para kiai dan pesantren di Indonesia.

Bukti video pernyataan Suharso perihal ‘amplop kiai’ pun telah diserahkan kepada penyidik. Atas laporan tersebut kini telah diterima oleh Polda Metro Jaya.

Suharso Monoarfa dilaporkan atas dugaan pelanggaran pidana di Pasal 156 dan atau Pasal 156 A KUHP. Suharso dianggap melanggar aturan perihal menyatakan kebencian atau penghinaan terhadap suatu agama atau golongan di muka umum.

Laporan kepada Suharso ini teregister dengan nomor LP/B/428/VII/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal: 20 Agustus 2022. Laporan itu kini bakal ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Menanggapi laporan itu, Suharso mengatakan pelaporan itu mengandung kesalahpahaman oleh pelapor. Menurutnya, pernyataan itu dia sampaikan di forum internal PPP dengan KPK.

“Iya itu kan kesalahpahaman mereka aja. Nanti ada sikapnya partai. Itu kan acara internal ya,” kata Suharso setelah mengikuti rapat paripurna tentang RAPBN 2023 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Sementara itu, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek mengatakan sejauh ini parpolnya belum menerima surat pemberitahuan dari kepolisian terkait pelaporan tersebut. Dengan demikian, menurut Awiek, pihaknya belum mengetahui bentuk pelaporan terhadap Suharso.

“Pertama kita belum tahu bentuk laporannya seperti apa. Kita belum mendapat tembusan dari kepolisian karena itu menyangkut ketua umum kami, Pak Suharso Monoarfa,” kata Awiek diwawancarai di Kompleks DPR, Selasa (23/8/2022).(SW)