katamerdeka.com – Artis Inara Rusli dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Kamis (16/4/2026), terkait laporan dugaan perzinaan yang menyeret namanya. Namun hingga kini, kepastian kehadirannya masih menjadi tanda tanya.

Pemanggilan ini merupakan penjadwalan ulang setelah Inara sebelumnya absen pada 8 April 2026 dengan alasan sakit. Pihak kepolisian menyebut belum menerima konfirmasi terbaru dari yang bersangkutan.

“Kalau sesuai hari Kamis tanggal 16, namun hingga saat ini masih belum ada konfirmasi,” ujar Andaru Rahutomo, Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, dalam keterangannya kepada wartawan.

Sebelumnya, pemeriksaan terhadap Inara terpaksa ditunda setelah tim kuasa hukumnya mengajukan permohonan resmi.

“Pemeriksaan terhadap Sdri. IR yang dijadwalkan pada hari Rabu, 8 April 2026, ditunda karena yang bersangkutan tidak dapat hadir dengan alasan sakit,” jelas Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Penundaan tersebut disampaikan melalui kuasa hukum Inara kepada penyidik Unit PPA.

Kasus ini berawal dari laporan Wardatina Mawa yang dilayangkan pada 22 November 2025. Ia melaporkan Inara bersama Insanul Fahmi atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan.

Dalam laporannya, Mawa turut menyerahkan barang bukti berupa rekaman CCTV. Ia menyebut hubungan antara suaminya dan Inara berawal dari relasi bisnis yang kemudian berkembang lebih jauh.

Menariknya, Insanul Fahmi disebut bersikap kooperatif dengan memenuhi panggilan penyidik dalam pemeriksaan sebelumnya.

Di sisi lain, kuasa hukum Inara, Daru Quthny, memberikan klarifikasi terkait bukti rekaman CCTV yang menjadi sorotan.

Menurutnya, kliennya tidak membantah keberadaan video tersebut, namun menolak isi tuduhan yang dikaitkan dengan rekaman itu.

“Video itu diakui oleh Inara. Tetapi isinya yang tidak diakui,” ujar Daru.

Ia menegaskan bahwa tidak ada perbuatan perzinaan seperti yang dituduhkan.
“Kalaupun misalnya mereka berpelukan dan sebagainya, itu bukan berarti perzinaan sesuai hukum yang saat ini sedang disidik,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Inara terkait kehadirannya dalam pemeriksaan hari ini.

Apakah ia akan memenuhi panggilan penyidik atau kembali absen? Jawabannya masih ditunggu dan perkembangan kasus ini pun terus menjadi perhatian publik.