JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kader organisasi Persatuan Muslim Indonesia (Parmusi) beda pilihan politik adalah hal yang wajar. Jokowi pun mempersilakan agar masyarakat memilih tiga capres yang ada.

Meski hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutannya di Pembukaan Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi, Cianjur, namun banyak orang mengaitkannya dengan Kaesang yang baru saja diangkat jadi Ketua Umum PSI. PSI sendiri belakangan lebih dekat ke Prabowo ketimbang Ganjar. Sementara Jokowi yang PDIP, partainya memiliki capres sendiri yakni Ganjar Pranowo.

Awalnya Jokowi menyinggung suasana politik sudah mulai hangat. Jokowi mengatakan harus diantisipasi demi mencegah perpecahan.

“Sudah masuk tahun politik, saya titip karena suasana sudah mulai hangat, meskipun itu biasa dalam pesta demokrasi, entah itu pilpres, pemilu, anget itu biasa, tapi harus diantisipasi sedini mungkin agar tidak terjadi pembelahan dan perpecahan agar terus terjaga suasana yang damai, agar juga pembangunan di desa juga terus bisa berjalan, tidak terganggu karena urusan politik,” kata Jokowi dalam siaran langsung yang disiarkan YouTube Setpres, Selasa (26/9/2023).