“Saya melihat harga makanan terus meningkat, dan keluarga saya tidak bisa lagi makan seperti dulu karena biaya yang semakin mahal,” ungkap Fernández.

Dua tahun yang lalu, ia mengakui sering menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak penting seperti pakaian dan perjalanan, meskipun pendapatannya lebih sedikit dibandingkan saat ini. Hal ini dipengaruhi oleh perasaan pesimis tentang kemampuan untuk memiliki rumah sendiri.

“Kami dulu memiliki program pemerintah untuk pinjaman dengan bunga rendah untuk membeli properti, tapi dengan pergantian pemerintahan, program tersebut sudah tidak tersedia lagi,” tambahnya.

Fernández juga mengakui bahwa fenomena ini tidak hanya dialami oleh dirinya, tetapi juga oleh orang-orang di sekitarnya.

Generasi yang Menghadapi Tantangan Finansial Lebih Berat

Sebuah survei dari International Your Money CNBC menyebutkan bahwa hanya 36,5% orang dewasa merasa kondisi finansial mereka lebih baik dibandingkan orang tua mereka, sementara 42,8% merasa lebih buruk. Hal ini membuat generasi milenial dan gen-Z dianggap sebagai generasi pertama yang mungkin memiliki kondisi ekonomi lebih buruk dari generasi sebelumnya.