Ersya Aurelia berperan sebagai Endah, korban pertama yang mengalami teror gaib, sementara Erika Carlina memerankan Naning, rekan kerja yang ikut terlibat dalam penyelidikan.

Selain itu, ada Bukie B. Mansyur sebagai Hendra, Wavi Zihan sebagai Wati, dan Benedictus Siregar sebagai Franky. Pemain pendukung seperti Sadana Agung Sulistya (Karno) dan Yono Bakrie (Rono) turut memperkaya alur cerita. Tidak ketinggalan, sosok-sosok antagonis seperti Hayati Aziz sebagai Nyi Wilengi dan Tina Sultani sebagai hantu orang Belanda menambah nuansa menegangkan.

Dengan pemeran yang solid, film Pabrik Gula berhasil menghadirkan atmosfer horor yang mencekam. Setiap karakter memiliki peran krusial dalam mengungkap misteri kelam pabrik tersebut.

Fakta Menarik Film

Film Pabrik Gula tidak hanya mengandalkan jumpscare, tetapi juga menyisipkan elemen cerita rakyat dan mitos lokal. Gudang barat pabrik menjadi episentrum kengerian dalam film ini, menyimpan teror paling mengerikan yang membuat bulu kudu para buruh meremang.Konon, pemilik pabrik pernah membuat perjanjian dengan Maha Ratu makhluk halus untuk tidak saling mengganggu.