Saat pendapatan negara sedang merosot, pemerintah tetaplah dituntut untuk membuka lapangan pekerjaan untuk menekan angka pengangguran. Sehingga menyebabkan pinjaman ke bamk asing semakin tinggi.

Adanya penurunan pendapatan pajak hingga meningkatnya pembayaran kesejahteraan bisa mengakibatkan defisit anggaran serta tingginya utang yang dimiliki oleh pemerintah.

  • Bagi Perusahaan

Bagi pelaku bisnis, adanya resesi ini bisa berpotensi terjadinya kebangkrutan. Hal ini terjadi karena daya beli masyarakat yang semakin menurun sehingga pendapatan perusahaan akan menjadi kecil. Sehingga, beberapa bisnis perusahaan akan menutup area bisnisnya yang tidak menguntungkan.

  • Bagi Pekerja

Adanya efisiensi sebuah perusahaan bisa berdampak pada para pekerja. Area bisnis yang ditutup bisa membuat pekerja di PHK. Jika banyak terjadi perusahaan yang melakukan PHK, artinya angka pengangguran akan semakin banyak.

Tingginya angka pengangguran bisa membuat terjadinya ketidakstabilan sosial, sehingga bisa mengarah kepada vandalisme dan kerusuhan di dalam masyarakat.