katamerdeka.com, Jakarta — Tokoh asal Sulawesi Tenggara, Dr. Irwanuddin Tajuddin, SH, MH, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Tolaki Samaturu (KKTS) periode 2025–2030. Penetapan ini berlangsung dalam Musyawarah Besar ke-2 (Mubes KKTS) yang digelar di Gedung Kosek IKN, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh berpengaruh asal Sultra, di antaranya Dra. Hj. Tina Nur Alam, Dr. Anawai Anis Mata, serta Dr. Sabarudin Labamba. Partisipasi aktif para pemuda Tolaki turut memberikan energi baru dalam forum besar ini, yang bertujuan memperkuat solidaritas dan arah strategis organisasi.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum, Irwanuddin menyampaikan tekad dan komitmennya dalam memajukan organisasi KKTS.

“Sebagai putra asli Tolaki yang diberikan amanah untuk mempererat persaudaraan, membimbing generasi muda, dan ambil bagian dalam kemajuan sumber daya manusia Sulawesi Tenggara,” ujarnya di hadapan peserta Mubes.

KKTS
Dr. Irwanuddin Tajuddin, SH, MH, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Tolaki Samaturu (KKTS) periode 2025–2030

Tokoh Penegak Hukum yang Mengakar di Bumi Tolaki

Dr. Irwanuddin Tajuddin lahir di Desa Poasaa, Kelurahan Unaaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, pada 21 Mei 1976. Ia merupakan putra dari pasangan Tadjuddin Donge, tokoh masyarakat Konawe.

Irwan adalah bagian dari keluarga besar yang juga aktif di berbagai bidang. Ia memiliki empat saudara kandung, yakni Imarduddin Tadjuddin, Israwati Tadjuddin, dan Agus Salim Tadjuddin, S.H, serta sang istri, Susanti Monty, S.H., yang juga berprofesi sebagai jaksa.

Pasangan ini dikaruniai empat anak: Muhammad Lutfi, Khairunnisa Putri Irsa, Rizqi Nararya Putra Irsa, dan Zahra Nurina Irsa.

Perjalanan Karier dan Prestasi

Karier Irwanuddin di dunia penegakan hukum dimulai sejak ia bergabung sebagai PNS di Kejaksaan Tinggi Gorontalo pada tahun 2003, lalu menjadi jaksa setahun setelahnya. Kariernya melesat lewat berbagai jabatan strategis di sejumlah daerah:

  • Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Gorontalo dan Sumenep

  • Kasi Intel Kejaksaan Negeri Banjarmasin

  • Kasi 2 Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

  • Koordinator Kejati NTB

  • Kepala Kejaksaan Negeri Buol

  • Kepala Kejaksaan Negeri Konawe

  • Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Papua

  • Kabag Tata Usaha pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Pembinaan (Sesjambin) Kejagung RI

Kini, ia menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, posisi yang semakin memperkuat kiprahnya dalam dunia hukum nasional.

Beberapa prestasi pentingnya termasuk:

  • Meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) saat menjabat sebagai Kajari Buol pada 2019 dari Kemenpan RB

  • Meraih peringkat III nasional dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi se-Indonesia pada tahun 2021 saat menjadi Kajari Konawe

Pendidikan dan Visi Ke Depan

Dr. Irwanuddin merupakan lulusan S1, S2, dan S3 Hukum Universitas Hasanuddin, salah satu kampus ternama di Indonesia. Ia juga mengikuti pelatihan internasional seperti Pendidikan Asset Recovery di Bangkok dan Anti Korupsi di Hongkong.

Dengan latar belakang yang kuat di bidang hukum dan manajemen birokrasi, banyak pihak menaruh harapan bahwa Irwanuddin mampu membawa KKTS menjadi organisasi yang lebih inklusif, modern, dan berorientasi pada pemberdayaan sumber daya manusia Tolaki di seluruh Indonesia.

Sebagai wadah persatuan masyarakat Tolaki di perantauan, KKTS bukan hanya tempat silaturahmi, tetapi juga sarana gotong royong, pelestarian budaya, dan perjuangan untuk kemajuan bersama.