Indonesia sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Prancis terkait pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista), termasuk pemesanan 42 unit pesawat tempur Rafale.

Pesawat Tempur Rafale: Andalan Generasi 4.5

Rafale merupakan pesawat tempur canggih generasi 4.5 yang menjadi salah satu andalan negara-negara anggota NATO. Pesawat ini mampu menjalankan berbagai misi, mulai dari superioritas udara hingga serangan anti-kapal.

Berikut keunggulan utama Rafale:

  • Kompatibilitas dengan berbagai persenjataan canggih, seperti rudal udara-ke-udara jarak jauh METEOR dan MICA, serta rudal anti-kapal AM39 EXOCET.
  • Kemampuan serangan jarak jauh dengan rudal stand-off SCALP.
  • Dilengkapi meriam NEXTER 30M791 30 mm yang dapat menembakkan 2.500 peluru per menit.

Pemesanan Rafale oleh Indonesia dilakukan dalam tiga tahap:

  1. September 2022 – 6 unit
  2. Agustus 2023 – 18 unit
  3. Januari 2024 – 18 unit

Pesawat tempur pertama dijadwalkan tiba di Indonesia pada awal tahun 2026.

Konsolidasi Hubungan Strategis

Pertemuan ini mencerminkan penguatan hubungan strategis Indonesia dan Prancis, baik di bidang ekonomi maupun pertahanan. Diskusi mengenai pengadaan alutsista menegaskan komitmen Indonesia dalam modernisasi militer, sementara pengembangan kerja sama ekonomi menunjukkan potensi pertumbuhan hubungan bilateral di berbagai sektor.