Menpan RB: Seleksi CPNS 2025 Tunggu Hasil Pemetaan Jabatan Kementerian dan Lembaga
katamerdeka.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini menyatakan bahwa pemerintah masih melakukan pemetaan kebutuhan jabatan di seluruh kementerian dan lembaga sebelum membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2025. Hal ini penting untuk menyesuaikan formasi dengan kondisi nomenklatur kementerian yang telah berubah pada pemerintahan saat ini.
Menurut Rini, pelaksanaan CPNS 2024 masih didasarkan pada struktur kementerian sebelumnya yang terdiri dari 34 kementerian. Namun, saat ini jumlah kementerian bertambah menjadi 48, termasuk beberapa instansi baru yang didirikan.
“Nanti kita lihat dulu. Kan mereka harus melakukan pemetaan jabatan lagi. Peta kebutuhan jabatan harus dilihat lagi. Jadi, kita mulai dari awal lagi,” ujar Rini di Kantor Kemenpan RB, Jakarta, Selasa (24/12).
Sebagai contoh, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebelumnya telah dipecah menjadi tiga: Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. ASN baru hasil seleksi CPNS 2024 akan ditempatkan sesuai formasi awal yang mereka pilih, seperti di bidang imigrasi atau perundang-undangan.
Setelah ASN baru ditempatkan di kementerian dan instansi masing-masing, setiap instansi akan diminta untuk menghitung ulang kebutuhan pegawai mereka.
“Kalau mereka mengatakan, ‘Oh kami cukup,’ ya sudah, kita tidak akan buka. Tapi kalau mereka masih membutuhkan, nanti kita buka,” jelas Rini.
Rini juga menjelaskan bahwa proses seleksi CPNS 2024 masih berlangsung hingga akhir tahun ini. Saat ini, seleksi memasuki tahap Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) setelah peserta lolos Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
“Harus selesai dulu pengadaan CPNS 2024 ini. Kita juga harus menyelesaikan permasalahan honorer. Setelah itu, baru kita bisa melihat kebutuhan untuk 2025,” ungkap Rini.
Rini menyebutkan, peluang untuk membuka seleksi CPNS pada 2025 cukup besar. Namun, teknis dan jumlah formasi yang disiapkan akan bergantung pada hasil pemetaan kebutuhan setelah penyelesaian CPNS 2024.
“Tujuannya agar kebutuhan pegawai bisa dipastikan dan seleksi berikutnya lebih terencana. Jadi, sangat mungkin CPNS 2025 dibuka, tapi kita harus menyelesaikan yang CPNS 2024 dulu supaya tidak menumpuk,” tambahnya.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja aparatur yang sesuai dengan dinamika perubahan struktur pemerintahan sekaligus memastikan seleksi CPNS berjalan efektif dan efisien.









Comment