Setelah ASN baru ditempatkan di kementerian dan instansi masing-masing, setiap instansi akan diminta untuk menghitung ulang kebutuhan pegawai mereka.

“Kalau mereka mengatakan, ‘Oh kami cukup,’ ya sudah, kita tidak akan buka. Tapi kalau mereka masih membutuhkan, nanti kita buka,” jelas Rini.

Rini juga menjelaskan bahwa proses seleksi CPNS 2024 masih berlangsung hingga akhir tahun ini. Saat ini, seleksi memasuki tahap Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) setelah peserta lolos Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Harus selesai dulu pengadaan CPNS 2024 ini. Kita juga harus menyelesaikan permasalahan honorer. Setelah itu, baru kita bisa melihat kebutuhan untuk 2025,” ungkap Rini.

Rini menyebutkan, peluang untuk membuka seleksi CPNS pada 2025 cukup besar. Namun, teknis dan jumlah formasi yang disiapkan akan bergantung pada hasil pemetaan kebutuhan setelah penyelesaian CPNS 2024.

“Tujuannya agar kebutuhan pegawai bisa dipastikan dan seleksi berikutnya lebih terencana. Jadi, sangat mungkin CPNS 2025 dibuka, tapi kita harus menyelesaikan yang CPNS 2024 dulu supaya tidak menumpuk,” tambahnya.