Krisis Global, Gelombang PHK Melanda Perusahaan Internasional dan Nasional
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), sebuah perusahaan jasa telekomunikasi melakukan PHK terhadap lebih dari 300 karyawannya. Pihak Indosat mengatakan 95 persen karyawan yang di PHK menerima keputusan tersebut. Mereka mendapatkan kompensasi rata-rata 37 kali upah, tertinggi mencapai 75 kali upah.
Perusahaan jasa keuangan digital LinkAja mem-PHK sejumlah karyawannya dengan alasan reorganisasi sumber daya manusia (SDM).
LINE, perusahaan layanan jejaring sosial ini juga dikabarkan telah melakukan PHK terhadap sejumlah karyawannya.
Perusahaan penjual aset digital Tokocrypto, memutuskan PHK terhadap 45 karyawannya sebagai upaya perubahan strategi bisnis yang sejalan dengan pasar kripto dan ekonomi di dunia.
TaniHub, perusahaan startup di bidang pertanian, terpaksa mem-PHK karyawannya akibat ditutupnya operasional gudang di Bandung dan Bali.
Pahamify, sebuah Startup di bidang pendidikan, pada akhir Juni 2022 terpaksa harus membubarkan diri, meskipun sebelumnya telah melakukan langkah PHK massal.
SiCepat, start up layanan pengiriman barang ini dikabarkan telah mem-PHK sekitar 360 karyawannya. Pihak SiCepat mengatakan langkah ini merupakan hasil dari evaluasi kompetensi karyawan.







Comment