“Kalau kita terlalu lama, memangnya mereka (investor) mau menunggu kita? Kita butuh mereka, tapi di sisi lain, juga harus menghargai yang di dalam,” katanya dikutip dari Antara, Senin (18/9).

Xinyi menjadi salah satu investor di Pulau Rempang. Rencananya, perusahaan itu akan membangun pabrik kaca dan panel surya terbesar kedua di dunia.

Profil Xinyi Glass
Dikutip dari websitenya, Xinyi Glass Holdings Limited berdiri sejak 1988. Berpusat di Hong Kong, China, Xinyi bergerak di bidang produksi kaca apung, kaca mobil, hingga kaca arsitektur hemat energi.

Perusahaan ini mengeklaim punya kapitalisasi pasar lebih dari 51,6 miliar dolar Hong Kong, dengan total area industri 9,15 juta meter per segi. Xinyi menyebut pendapatannya lebih dari 12,6 miliar dolar Hong Kong di semester pertama tahun 2023. Jumlah karyawan mereka kini ada lebih dari 15 ribu orang.

Website resmi Xinyi juga mencatat memiliki kantor luar negeri di tiga negara, yakni Dubai, India, dan Korea Selatan. Di luar negeri, perusahaan kaca tersebut punya pabrik di Malaysia Industry Park yang berjalan sejak 2016.