Beijing mengatakan masalah Taiwan, yang diklaimnya sebagai wilayah China, adalah yang paling sensitif dalam hubungannya dengan Amerika Serikat, negara yang juga merupakan pendukung dan pemasok senjata internasional terpenting bagi Taiwan.

Perbedaan tajam atas Taiwan mengemuka dalam pertemuan virtual awal bulan antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping. Xi mengatakan bahwa orang-orang di Taiwan yang menginginkan kemerdekaan, dan para pendukung mereka di Amerika Serikat, “bermain dengan api”.

Ditanya pada jumpa pers bulanan di Beijing untuk mengomentari hubungan militer China-AS sehubungan dengan pembicaraan itu, juru bicara Kementerian Pertahanan China, Wu Qian mengatakan bahwa memiliki hubungan yang sehat dan stabil baik untuk kedua negara dan itulah yang diharapkan dunia. China bersedia mempertahankan hubungan dan kerja sama dengan Amerika Serikat, tambahnya.(SW)