“Para pemimpin akan membahas upaya untuk mempertahankan dan memperdalam jalur komunikasi,” kata Karine Jean-Pierre.

“Secara bertanggung jawab mengelola persaingan dan bekerja sama di mana kepentingan kita selaras, terutama pada tantangan transnasional,” ujarnya.

Jauh sebelum rencana pertemuan itu, dinamika hubungan Biden dan Xi Jinping terbilang panas. Namun Xi Jinping juga pernah menyampaikan bahwa China dan AS harus mengakrabkan diri di tengah situasi dunia yang dilanda ketidakpastiaan.

Pada September 2021 lalu, Biden menggelar pertemuan virtual dengan Xi Jinping. Pertemuan virtual itu menyerukan adanya komunikasi lebih baik antara kedua negara dan apa yang disebut Biden sebagai ‘pagar pembatas’ untuk menghindari konflik.

Seperti dilansir AFP, Selasa (16/11/2021), berbicara dari Gedung Putih secara virtual kepada Xi, Biden menekankan perlunya memperbaiki hubungan kedua negara yang diguncang serentetan pertikaian, termasuk soal perdagangan dan Taiwan.

“Tampaknya bagi saya bahwa tanggung jawab kita sebagai pemimpin China dan Amerika Serikat untuk memastikan bahwa kompetisi antara negara kita tidak mengarah ke konflik, baik disengaja maupun tidak disengaja. Hanya kompetisi sederhana, yang jujur,” ujar Biden.