Hashim Djojohadikusumo Jamin Keamanan Investasi Global di Indonesia
Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, secara tegas menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang aman bagi para investor global untuk menanamkan modal serta menjalankan kegiatan bisnis mereka. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Hashim dalam acara Indonesia Thailand Business Forum yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa, 4 Agustus 2026, sebagai upaya untuk memperkuat kepercayaan komunitas bisnis internasional terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Langkah ini menjadi sangat krusial bagi Indonesia dalam meyakinkan mitra dagang serta investor mengenai keandalan iklim ekonomi domestik di tengah dinamika global yang terus berubah. Melalui penerapan kebijakan politik luar negeri bebas aktif yang konsisten, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk menjaga netralitas dan keterbukaan, sehingga memberikan jaminan kepastian hukum dan keamanan bagi modal asing yang masuk ke dalam negeri, yang pada akhirnya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan mempererat hubungan kerja sama dengan berbagai negara di dunia.
Dalam forum tersebut, Hashim Djojohadikusumo menekankan bahwa posisi Indonesia sebagai negara yang memegang teguh prinsip non-blok atau non-alignment telah menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas iklim usaha. Dengan bersikap sepenuhnya netral, Indonesia berhasil memposisikan diri sebagai mitra yang dapat diandalkan oleh berbagai pihak tanpa terpengaruh oleh ketegangan geopolitik yang mungkin terjadi di kawasan lain. Konsistensi dalam menjalankan politik luar negeri ini bukan sekadar retorika, melainkan sebuah strategi nyata yang telah terbukti mampu menjaga kepercayaan pasar internasional terhadap prospek jangka panjang ekonomi Indonesia. Hashim menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang aman berkat politik luar negeri bebas aktif yang dijalankan secara konsisten oleh pemerintah.
Lebih lanjut, Hashim menjelaskan bahwa keterbukaan ekonomi Indonesia tidak terbatas pada satu blok negara tertentu saja. Hal ini dibuktikan dengan realitas bahwa Indonesia saat ini telah menerima aliran modal dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari Rusia, China, Amerika Serikat, negara-negara Eropa, Jepang, hingga Australia. Keberagaman asal investasi ini mencerminkan bahwa Indonesia adalah negara yang terbuka bagi investasi dari berbagai negara, yang sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai hub ekonomi yang inklusif dan kompetitif di kawasan Asia Tenggara. Hubungan ekonomi yang terjalin erat dengan berbagai mitra internasional ini juga didukung oleh sejarah panjang kerja sama, termasuk pengalaman bersama dalam menghadapi tantangan ekonomi global seperti krisis finansial Asia pada tahun 1997 yang pernah dialami oleh Indonesia dan Thailand.
Komitmen Stabilitas Ekonomi Nasional
Hashim Djojohadikusumo memberikan jaminan penuh kepada seluruh investor dan mitra dagang mengenai keandalan serta keamanan aset mereka di Indonesia. Ia menyatakan bahwa investasi yang ditanamkan di Indonesia tidak hanya aman saat ini, tetapi juga akan tetap aman untuk jangka waktu yang panjang di masa depan.
Pernyataan ini menjadi sinyal positif bagi para pelaku usaha global yang sedang mempertimbangkan untuk melakukan ekspansi bisnis di Indonesia. Dengan adanya jaminan dari tingkat pimpinan Kadin, diharapkan arus modal asing dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi pembangunan infrastruktur serta industri nasional.
Mempererat Hubungan Bilateral Indonesia-Thailand
Selain membahas iklim investasi secara umum, forum tersebut juga menyoroti kedekatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand yang telah terjalin selama bertahun-tahun. Kedua negara dinilai memiliki kesamaan dalam menghadapi tantangan ekonomi, yang menjadi modal kuat untuk mempererat kerja sama di masa depan.
Kolaborasi antara Indonesia dan Thailand diharapkan dapat menjadi model bagi kerja sama regional yang lebih luas di kawasan ASEAN. Dengan saling berbagi pengalaman dan memperkuat integrasi ekonomi, kedua negara dapat bersama-sama menciptakan ekosistem bisnis yang lebih tangguh terhadap guncangan ekonomi global.
Kehadiran Hashim Djojohadikusumo dalam forum tersebut menegaskan bahwa peran Kadin Indonesia sangat vital dalam menjembatani kepentingan investor dengan kebijakan pemerintah. Dengan terus mengedepankan dialog dan transparansi, Indonesia berupaya untuk mempertahankan daya tariknya sebagai destinasi utama bagi modal global. Stabilitas politik yang terjaga melalui kebijakan bebas aktif menjadi kunci utama dalam memastikan bahwa setiap investor merasa nyaman dan terlindungi dalam menjalankan operasional bisnisnya di Indonesia. Ke depan, pemerintah dan sektor swasta akan terus berupaya untuk memperbaiki iklim investasi agar tetap relevan dengan kebutuhan pasar global yang semakin dinamis dan kompetitif.







Comment