Secara lebih luas, orang-orang Bali merayakan di rumah masing-masing dengan mengikuti upacara selamatan terhadap semua pustaka pustaka, lontar, kitab, maupun buku. Hal tersebut sebagai wujud penghormatan terhadap Dewi Saraswati sebagai dewa ilmu pengetahuan.

Perayaan Hari Raya Saraswati menjadi momen pengingat manusia agar senantiasa menuntut ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk kehidupan di masa berikutnya dan mempergunakannya secara bijak.