Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama
Sementara itu, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Ujang Komaruddin, menegaskan bahwa Presiden mendengar aspirasi masyarakat.
“Semua aspirasi dari warga negara Indonesia, semua tokoh bangsa, baik kelas menengah, atas, maupun bawah, akan ditampung dan diperhatikan oleh Pak Presiden,” ujar Ujang.
Langkah mundur Gus Miftah dianggap sebagai upaya untuk menjaga integritas jabatan dan meredakan polemik yang berkembang. Meski sempat enggan menanggapi desakan pencopotannya, Gus Miftah kini memilih untuk menghormati dinamika yang terjadi dan fokus pada kegiatan di Pondok Pesantren Ora Aji.
Keputusan ini menjadi akhir dari kontroversi yang menyita perhatian publik, sekaligus membuka ruang bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menentukan pengganti di jabatan strategis tersebut.






Comment