Explore Jailolo, Part 4 – Pantai Pancora: Damai di Tapal Laut Halmahera
Katamerdeka.com, Explore Jailolo, Part 4 – Jailolo seakan tak kehabisan cara untuk memikat hati. Setelah menyusuri sungai Talaga, menapaki Gunung Gamkonora, dan menyelami budaya di Sasadu, kini saatnya kaki melangkah menuju garis pantai—tepatnya di Pantai Pancora, sebuah permata tersembunyi di Halmahera Barat yang jarang tersentuh jejak ramai.
Pantai ini tak menjanjikan riuh, melainkan ketenangan yang memeluk perlahan. Suara ombak kecil yang memecah pantai seperti bisikan rahasia, memanggil siapa pun yang rindu akan sunyi yang menyembuhkan.

Garis Pasir yang Panjang, Lautan yang Lembut
Saat matahari mulai miring ke barat, cahaya keemasan memantul di permukaan laut biru kehijauan. Pasir Pantai Pancora berwarna putih kecokelatan, halus di kaki, dan terasa sejuk. Tidak ada deretan bangku, payung wisata, atau musik keras—yang ada hanya barisan pohon kelapa yang tenang dan suara burung laut yang melintas.
Pantai ini cocok bagi mereka yang ingin menyendiri, membaca buku, atau sekadar menatap cakrawala sambil merenungkan arah hidup. Ini adalah pantai yang membiarkan waktu melambat, dan membiarkan jiwa berbicara.






Comment