6. Party City

Beroperasi sejak lebih dari 40 tahun lalu, Party City menghadapi tekanan besar akibat inflasi dan tumpukan utang hingga US$800 juta. Perusahaan mengajukan kebangkrutan pada Desember, dan akan menutup sekitar 700 lokasi di awal 2025.

7. Red Lobster

Jaringan restoran seafood populer ini resmi menyatakan bangkrut pada Mei. Kurangnya investasi dan ketatnya persaingan membuat lebih dari 100 cabang ditutup. Red Lobster keluar dari kebangkrutan pada September dengan kepemilikan dan manajemen baru.

8. Spirit Airlines

Maskapai bertarif rendah ini mengalami kerugian bertubi-tubi. Setelah gagal merger dan tak mampu bersaing di pasar yang ketat, Spirit mengajukan kebangkrutan pada November, dengan harapan bisa bangkit kembali lewat restrukturisasi utang.

9. Stoli Group USA

Perusahaan di balik merek vodka ternama ini mengalami berbagai tantangan, mulai dari penurunan permintaan, serangan siber, hingga persoalan hukum internasional. Akhirnya, mereka menyatakan bangkrut pada Desember.

10. TGI Fridays

Restoran kasual yang sempat berjaya ini menghadapi kesulitan finansial pasca-pandemi dan penurunan jumlah pelanggan. Mereka mengajukan kebangkrutan pada November untuk mengevaluasi ulang strategi bisnisnya.