Senada, Pakar Komunikasi Algooth Putranto mengungkapkan masalah terbesar sejumlah brand perusahaan multinasional yang didera gelombang boikot. Ia menilai sejumlah brand tersebut tidak memberikan keterbukaan terkait nature hubungan induk mereka di luar negeri dengan rezim Zionis Israel.

“Berbagai pernyataan dan bahkan penyangkalan dari sejumlah brand asing sejauh ini nampaknya tak berbekas, karena konsumen juga sudah pintar, bisa mencari sendiri informasi yang tersedia secara ekstensif di internet,” ujar Algooth.

“Tak ada jalan lain, mereka harus berani berterus terang terkait relasi induk mereka dengan Israel. Kejujuran seperti itu yang ingin didengar konsumen,” imbuhnya.

Algooth menambahkan brand lokal bisa meraup keuntungan dari perubahan preferensi masyarakat atas produk besutan perusahaan multinasional asing tersebut. Tak terkecuali di industri AMDK lokal yang diketahui mencatat kenaikan penjualan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Bagi Algooth, langkah brand-brand lokal AMDK efektif dalam memposisikan diri sebagai ‘brand pilihan’ konsumen di tengah gelombang boikot produk pro Israel.