Pelaku Wisata NTT Boikot TN Komodo, Ini Respon Menparekraf Sandi Uno
JAKARTA – Sejak kemarin pelaku wisata NTT mogok kerja dan boikot Taman Nasional (TN) Komodo. Mereka menolak kenaikan tarif tiket masuk TN Komodo yang fantastis yakni Rp 3, 75 juta.
Kenaikan tarif yang meroket ini dikhawatirkan akan membuat sepi pengunjung dan berdampak pada pelaku wisata di sana. Kalau sepi mereka akan banyak yang kehilangan pekerjaan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno merespons boikot dan kericuhan akibat tarif baru masuk Taman Nasional Komodo senilai Rp 3,75 juta ini.
Pelaku wisata di Labuan Bajo tengah mogok menolak tarif baru untuk masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar di Labuan Bajo, Nusa Tennggara Timur (NTT) itu. Nominal itu dinilai terlalu mahal dan diprediksi bisa menjadi bumerang bagi wisata Labuan Bajo.
Opsi lebih murah bagi wisatawan untuk pelesiran di kawasan TN Komodo adalah di Pulau Rinca. harga tiket masuknya hanya Rp75.000.
“Yang saya hormati masyarakat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, masyarakat luas dan terutama yang ada di Labuan Bajo, NTT, kami mengapresiasi masukan aspirasi pemangku kepentingan beberapa hari ini dan menjadi bahan masukan yang nanti akan kami koordinasikan. Kami mendapatkan informasi dari bapak gubernur bahwa dukungan dan situasi sekarang makin kondusif oleh karena itu kami mengapresiasi,” kata Sandiaga dalam pernyataan resmi Rabu (3/8/2022).






Comment