katamerdeka.com — Lembaga analisis militer internasional GlobalFirepower kembali merilis peringkat kekuatan militer dunia tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Indonesia menempati peringkat ke-13, mengungguli sejumlah negara kuat lainnya seperti Jerman dan Israel.

Penilaian GlobalFirepower didasarkan pada skor PowerIndex (PwrIndx) yang mempertimbangkan lebih dari 60 indikator, termasuk kemampuan tempur di darat, laut, dan udara secara konvensional, serta faktor-faktor pendukung seperti sumber daya manusia, anggaran pertahanan, logistik, geografi, hingga potensi sumber daya alam.

Indonesia Ungguli Israel dan Jerman

Indonesia mencatatkan skor PwrIndx 0.2557, menempatkannya di posisi ke-13 dari total lebih dari 145 negara yang dinilai. Sementara Israel, yang dikenal memiliki teknologi militer canggih, berada di posisi ke-15 dengan skor 0.2661. Jerman sendiri berada satu tingkat di bawah Indonesia di peringkat 14.

Semakin kecil skor PwrIndx, semakin tinggi peringkat kekuatan militer suatu negara. Skor sempurna yang secara teoritis tidak dapat dicapai adalah 0.0000.

Berikut adalah daftar 20 besar negara dengan kekuatan militer terkuat dunia versi GlobalFirepower 2025:

  1. Amerika Serikat – 0.0744

  2. Rusia – 0.0788

  3. China – 0.0788

  4. India – 0.1184

  5. Korea Selatan – 0.1656

  6. Britania Raya – 0.1785

  7. Prancis – 0.1878

  8. Jepang – 0.1839

  9. Turkiye – 0.1902

  10. Italia – 0.2164

  11. Brasil – 0.2415

  12. Pakistan – 0.2513

  13. Indonesia – 0.2557

  14. Jerman – 0.2601

  15. Israel – 0.2661

  16. Iran – 0.3048

  17. Spanyol – 0.3242

  18. Australia – 0.3298

  19. Mesir – 0.3427

  20. Ukraina – 0.3755

Sejak 2006, GlobalFirepower Jadi Rujukan Utama Kekuatan Militer Dunia

GlobalFirepower telah merilis indeks kekuatan militer sejak 2006 dan kerap menjadi rujukan para pengamat militer, media internasional, hingga lembaga strategis dunia. Pemeringkatan ini tidak hanya fokus pada jumlah personel atau alutsista, tetapi juga keseimbangan dan kesiapan operasional di berbagai medan.

Masuknya Indonesia dalam 15 besar menunjukkan peningkatan signifikan dalam postur dan kesiapan pertahanan nasional. Pencapaian ini juga menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kapabilitas militer secara berkelanjutan di tengah dinamika geopolitik global.