Etnografi Politik dan Ekonomi Jelang Pesta Demokrasi 2024 di Sultra
Melihat kondisi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini yang begitu marak terjadi perpecahan baik dari suku maupun organisasi kemasyarakatan dalam hal ini sangat ramai jadi perbincangan masyarakat Sultra karena adanya ketimpangan sosial, mafia pertambangan oleh antek-antek asing, serta mengorbankan para pengusaha lokal yang mencari nafkah demi kelangsungan hidupnya sehari-hari. Hal ini disampaikan langsung oleh Prima Setya Abdi Negara selaku Pimpinan Redaksi katamerdeka.com.
“kita ketahui bersama bahwa Sultra memiliki sumber daya alam yang begitu besar dan kualitas sumber daya manusia yang berkompeten. akan tetapi, pemerintah setempat serasa acuh tak acuh dengan kondisi yang di alami masyarakat Sultra saat ini. Mereka hanya sibuk mengurusi diri sendiri dan menjadikan politik sebagai alat bisnis serta kendaraan kekuasaan mereka padahal kita ketahui pemuda-pemudi yang dimiliki Sultra adalah aset bagi bangsa dan negara, jangan di amputasi idealisme mereka” katanya.

Lebih lanjut Prima menjelaskan bahwa melihat banyaknya masalah yang terjadi seperti penghinaan atas salah satu suku yang sudah berulang kali terjadi dan bahkan pernah terjadi pertikaian antar suku di Sultra yang begitu panas sampai ada korban jiwa. ini disebabkan oleh ketimpangan yang terjadi baik di struktural instansi maupun secara menyeluruh serta maraknya pertambangan Sultra yang lebih memprioritaskan kelompok asing ketimbang para pengusaha penambang lokal.







Comment