YOGYAKARTA – Untuk menggerakkan sektor pertanian, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang andal. SDM pertanian saat ini pun harus adaptif dan inovatif dalam mengadapi perkembangan teknologi maupun digitalisasi.

Untuk itu, melalui program Youth Enterpreneurship And Employment Support Services (YESS), Kementan bersama IFAD berupaya menciptakan dan membentuk petani menjadi wirausaha muda yang kreatif dan inovatif.

Hal ini sejalan dengan amanat Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang mengharapkan, inovasi teknologi revolusi industri 4.0 dan society 5.0 program YESS diupayakan menarik minat generasi muda menumbuh kembangkan sektor pertanian.

“Sumber Daya manusia (SDM) memegang peran sangat penting dalam pembangunan pertanian. Untuk itu Kementan menargetkan 2,5 juta petani milenial untuk mengisi serta mengembangkan sektor pertanian,” tegas Mentan Syahrul.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menjelaskan “Program YESS ini mampu menciptakan kesempatan bagi kaum muda pedesaan untuk menjadi pengusaha tani. Dengan demikian maka akan mendukung program penumbuhan 2,5 juta petani milenial yang dicanangkan Kementerian Pertanian”, ujarnya.