“Tidaklah berlebihan untuk mengatakan bahwa ada potensi kejadian ‘Disease X’ sudah dekat,” jelas peneliti di Departemen Kesehatan Internasional di Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg di Baltimore, Dr Pranab Chatterjee.

“Serangkaian kasus flu burung H5N1 baru-baru ini di Kamboja hanyalah contoh kasusnya,” lanjutnya.

Beberapa ahli kesehatan percaya bahwa ‘Disease X’ berikutnya akan bersifat zoonosis. Artinya, penyakit itu berasal dari hewan liar atau hewan peliharaan, kemudian menular ke manusia, seperti EBOLA, HIV/AIDS, dan COVID-19.

Selain itu, virus ‘zombie’ juga mungkin bisa menjadi salah satu sumber dari ‘Disease X’. Itu merupakan virus yang terkunci di permafrost atau lanskap beku lainnya selama berabad-abad, tetapi dilepaskan oleh iklim yang menghangat.
Penyakit prioritas lain dalam daftar WHO termasuk:

Sindrom pernapasan Timur Tengah.
Untuk mencegah dan memerangi wabah ‘Disease X’, para ahli medis di seluruh dunia menyerukan peningkatan dana untuk mendukung pengawasan, penelitian, dan potential pandemic agent.