katamerdeka.com – Banyak orang menyimpan bahan makanan di kulkas agar lebih tahan lama. Namun, tidak semua jenis makanan cocok berada di suhu dingin termasuk madu. Tak jarang, madu yang disimpan di kulkas menjadi mengeras, sulit dituangkan, atau warnanya berubah.

Padahal, madu merupakan bahan alami yang sangat stabil di suhu ruang. Justru, menyimpannya di kulkas bisa mempercepat proses kristalisasi, membuat teksturnya berubah dan penggunaannya jadi kurang praktis. Artikel ini akan membahas alasan madu sebaiknya tidak disimpan di kulkas, serta tips menyimpannya dengan tepat agar tetap awet dan mudah digunakan.

Mengapa Madu Tidak Cocok Disimpan di Kulkas?

Dilansir dari BeehiveHero, madu memiliki sifat higroskopis dan kadar gula yang tinggi. Ketika disimpan dalam suhu dingin, seperti di kulkas, madu akan lebih cepat mengalami kristalisasi alami. Akibatnya, madu mengeras dan sulit diambil dengan sendok.

Suhu rendah juga dapat memicu pembentukan kristal yang membuat tekstur madu menjadi kasar. Meski tidak berbahaya, hal ini menyulitkan saat madu ingin digunakan, misalnya untuk olesan roti atau bahan campuran minuman.

Madu Tidak Mudah Basi Meski Disimpan di Suhu Ruang

Berbeda dengan banyak bahan makanan lainnya, madu tidak cepat rusak meski disimpan di suhu ruang. Kandungan gulanya yang tinggi dan pH yang rendah membuatnya tahan terhadap pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme. Madu murni bahkan bisa bertahan bertahun-tahun tanpa mengalami kerusakan.