Perbedaan Asimilasi dan Akulturasi, Pahami Di Sini
Proses ini terjadi akibat aktivitas sosial dengan budaya lain yang berjalan secara dinamis.
Contoh dari alkuturasi ini adalah pada bangunan keraton terdapat perpaduan gaya arsitektur antara Jawa, Eropa, Arab, dan China.
Perbedaan Asimilasi dan Akulturasi
Perbedaan utama dari keduanya terletak pada hilang atau tidaknya kebudayaan asli dikelompok masyarakat.
Asimilasi membentuk budaya baru (budaya aslinya perlahan luntur), sedangkan akulturasi mencampurkan kebudayaan tanpa menghilangkan ciri khas budaya aslinya (mempertahankan kebudayaan lama).
Pada asimilasi ini lebih membutuhkan penerimaan dari luar kelompok karena sebagai budaya baru dari hasil peleburan dua kebudayaan lama tetapi akulturasi tidak memerlukan penerimaan dai luar kelompok.
Asimilasi ini juga sebagai budaya baru yang membutuhkan orientasi positif dari luar kelompok. Sementara, untuk akulturasi ini akan menunjukkan sebuah perubahan orientasi nilai serta adopsi nilai dari budaya lain yang timbul secara alami.
Perlu diketahui, seiring dengan adanya perkembangan zaman hingga adanya kebutuhan kelompok untuk mempertahankan dan mengembangkan budayanya maka dibutuhkan proses asimilasi dan akulturasi.







Comment