Selain itu, polisi juga perlu memeriksa penyidik awal yang menangani kasus misteri pembunuhan Vina dan Eky untuk bisa menemukan tiga orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Menurut Nandang, bisa saja ada hal yang kurang tepat hingga muncul dugaan salah tangkap pelaku pembunuhan tersebut.

Maka dari itu, harus ada pemeriksaan secara ketat dari polisi sehingga kasus itu bisa segera terungkap, termasuk dugaan adanya kesalahan penangkapan seperti yang disampaikan salah satu mantan terpidana, Saka Tatal. “Kalau memang ada kekeliruan ini bisa mencemarkan nama institusi kepolisian,” tuturnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham mengatakan bahwa polisi masih mencari identitas ketiga tersangka berdasarkan ciri-ciri yang sudah ada. Harapannya ada pihak yang tahu alamat, keluarga, atau bahkan pelaku tersebut. Dia pun mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan ketiga tersangka atau yang diperkirakan keluarga mereka kepada kantor polisi terdekat.

“Tolong agar dapat menginformasikan kepada kami yang dapat kami proses, kami ungkap kasus ini, dan kami mohon doa seluruh warga masyarakat khususnya di Jawa Barat untuk kami dapat mengungkap kasus ini dengan seterang-terangnya dan segera,” ungkap Jules.