KATA MERDEKA –  PT Merdeka Investama Media Hari Bumi bukan sekadar seremoni, ungkap Direktur Umum, Fitra Sucitno MIM, dalam keterangan pers yang disampaikan pada 22 April 2024.

Pernyataan ini disampaikan dalam rangka memperingati Hari Bumi, yang setiap tahunnya jatuh pada tanggal 22 April dan dirayakan oleh lebih dari 190 negara di seluruh dunia.

Menurut Fitra, peringatan Hari Bumi seharusnya menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan akibat krisis iklim, pencemaran, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

“Ini bukan hanya simbol, tapi ajakan untuk bertindak nyata demi bumi yang lebih lestari,” tegasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab kolektif, Merdeka Investama Media turut ambil bagian dalam kampanye ini, menyerukan pentingnya transisi menuju energi bersih dan mendukung gerakan lingkungan berkelanjutan yang benar-benar bermakna.

Merdeka Investama Media Hari Bumi
 

Merdeka Investama Media Hari Bumi 2025 : Energi Kita, Planet Kita

Mengusung tema “Our Power, Our Planet”, Hari Bumi tahun 2025 menyoroti kekuatan kolektif manusia dalam mempercepat transisi ke energi terbarukan. Tujuannya jelas: menggandakan kapasitas pembangkitan energi bersih dunia pada tahun 2030. Langkah ini dinilai sangat penting untuk membatasi peningkatan suhu bumi agar tidak melewati batas 1,5°C sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Paris.

Namun, tantangannya nyata. Tanpa aksi nyata dan cepat, para ilmuwan memperkirakan suhu bumi bisa melonjak hingga 3,2°C pada akhir abad ini. Bukan hanya akan memicu bencana iklim, peningkatan suhu ini juga mengancam seluruh sistem kehidupan, termasuk ketahanan pangan dan kesehatan manusia.

Krisis Iklim dan Kenyataan yang Mengkhawatirkan

Laporan World Meteorological Organization (WMO) menunjukkan bahwa periode 2015–2024 menjadi dekade terpanas dalam sejarah. Tahun 2024 bahkan tercatat sebagai tahun dengan suhu rata-rata global 1,55°C di atas era pra-industri, melebihi ambang batas kritis untuk pertama kalinya.

Di saat yang sama, ekosistem bumi juga berada di ambang kehancuran. Diperkirakan sekitar 80% spesies terancam punah akibat aktivitas manusia seperti deforestasi, eksploitasi laut, pertambangan, dan pembangunan tanpa kontrol. Meskipun alam selama ini menjadi penyerap karbon yang kuat—menyerap 54% emisi CO₂ yang dihasilkan manusia dalam 10 tahun terakhir—tanpa perlindungan serius, kemampuan ini akan terus menurun drastis.

Aksi Nyata Merdeka Investama Media Hari Bumi

Hari Bumi tidak akan berdampak tanpa partisipasi. Dalam konteks ini, Merdeka Investama Media berkomitmen menjadi bagian dari perubahan.

Lewat penguatan literasi lingkungan, kampanye digital hijau, serta kolaborasi dengan komunitas dan pelaku usaha yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan, perusahaan ini mendorong masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan dan menggunakan energi bersih dalam kehidupan sehari-hari.

Bukan sekadar kampanye seremonial, aksi nyata seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta edukasi publik tentang pentingnya energi terbarukan menjadi bagian dari upaya kolektif menuju bumi yang lebih sehat.

Merdeka Investama Media Hari Bumi
Dampak Sampah Pelastik

Menjawab Panggilan Bumi

Hari Bumi ke-55 bukan hanya pengingat bahwa planet ini sedang menderita, tetapi juga sebuah panggilan moral bagi seluruh umat manusia untuk bertindak. Kita semua: pemerintah, perusahaan, komunitas, dan individu, memiliki peran penting dalam memperbaiki kondisi bumi.

Merdeka Investama Media percaya bahwa masa depan manusia tidak akan lepas dari nasib bumi itu sendiri. Oleh karena itu, sudah saatnya kita menjawab panggilan itu dengan tindakan, bukan hanya perayaan. Mari menyambut Hari Bumi dengan langkah konkret menuju masa depan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan. Merdeka Investama Media Hari Bumi