Manager PSBS Biak Jimmy Kapissa Minta PT LIB dan PSSI Konsisten
Secara tegas Jimmy Kapissa manager PSBS Biak yang akrab disapa JK itu menyampaikan bahwa PSBS Biak TIDAK PERNAH MENERIMA UANG senilai 15 juta.
“PSBS Biak tidak tahu tentang hal itu. Sangat rendah jika harga diri Klub diperjual belikan jika untuk merusak dan mencoreng wajah dunia sepak bola di tanah air Indonesia,” ujar Jimmy.
Kompetisi terjeda hingga dihentikan tentu berkonsekuensi pada masalah finansial klub yang memang sangat terbebani akibat kejadian tragedi Kajuruhan.
“Saya berharap Kementrian Pemuda dan Olah Raga juga mencarikan solusi kepada klub-klub yang terkena imbas finansial akibat tragedi tersebut. Harus pula ada perhatian dan intervensi serius bersama kementrian terkait, terutama PUPR, dalam rangka peningkatan infrastruktur Stadion Sepak Bola yang representatif sesuai regulasi FIFA, khusus bagi peserta Liga 1 maupun Liga 2 yang bisa digunakan juga oleh peserta liga 3 di daerah masing-masing,” ujar Jimmy.
“Diperhatikan juga kondisinya sehingga kedepannya klub-klub sepak bola di tanah air bisa layak untuk menggelar pertandingan secara layak dan nyaman. Atas Nama Ketua Umum PSBS Biak dan Klub PSBS Biak serta Masyarakat Pecinta Bola Kaki di Biak Numfor dan Papua pada umumnya, sekali lagi saya sampaikan bahwa harus ada perhatian serius oleh Pemerintah Pusat dalam kebijakan untuk intervensi Alokasi Anggaran guna Pembiayaan Infrastruktur dan Penyelenggaraan Sepak Bola di Tanah Air,” kata Jimmy.(SW)








Comment