Jenazah Luqman langsung dilarikan ke Puskesmas Rambipuji untuk diperiksa lebih lanjut. Tim medis menyatakan bahwa Luqman mengalami luka robek dan patah tulang di kaki kirinya, yang menjadi salah satu indikasi parahnya kecelakaan tersebut.

“Korban mengalami luka robek di kaki kiri dan patah tulang. Jasadnya kemudian diantar ke rumah duka di Desa Paleran, Umbulsari,” tambah David.

Kasatlantas Polres Jember, AKP Achmad Fahmi, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah karena Luqman mengantuk saat mengemudi.

Hal ini didasarkan pada keterangan saksi di lokasi yang melihat mobil korban tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak truk dari arah berlawanan.

Saat ini, pengemudi truk sedang dimintai keterangan oleh polisi terkait insiden tersebut.

Selain itu, warga sekitar juga melaporkan bahwa mobil korban sempat mengeluarkan asap tebal setelah tabrakan, menimbulkan kepanikan karena khawatir terjadi kebakaran.

Beruntung, api tidak menyebar berkat bantuan petugas SPBU Pecoro yang segera membantu memadamkannya.