katamerdeka.com – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, memutuskan untuk mengundurkan diri dari turnamen Indonesia Masters 2026. Alasan kebugaran tubuh menjadi pertimbangan utama Jojo sapaan akrab Jonatan untuk tidak tampil pada ajang yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 20–25 Januari 2026.

Keputusan tersebut disampaikan Jonatan Christie secara tertulis melalui unggahan fitur Instagram Story pada Senin (19/1/2026) malam WIB. Ia menegaskan pentingnya mendengarkan kondisi tubuh dan pikiran setelah menjalani rangkaian turnamen dengan intensitas tinggi.

“Setelah bertanding di dua turnamen beruntun dengan intensitas yang cukup tinggi, saya rasa saya perlu mendengarkan kondisi tubuh dan pikiran saya untuk beristirahat sejenak agar dapat menghindari hal-hal yang tidak diharapkan, seperti cedera atau pemakaian yang berlebih,” tulis Jonatan.

Dengan pertimbangan tersebut, peraih emas Asian Games 2018 itu mengaku berat hati harus melewatkan Indonesia Masters tahun ini.
“Oleh karena itu, dengan sangat berat hati saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pertandingan Indonesia Masters yang akan berlangsung minggu ini di Istora,” lanjutnya.

Meski absen, Jonatan berharap dapat kembali tampil di hadapan publik Istora pada turnamen Indonesia Open 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.
“Saya berharap bisa bertanding kembali di Istora pada pertandingan Indonesia Open di bulan Juni nanti. Sampai bertemu!” tutupnya.

Sebagai atlet independen, Jonatan Christie memiliki keleluasaan untuk lebih selektif dalam menentukan partisipasi di turnamen BWF World Tour. Sepanjang awal 2026, performanya terbilang positif setelah mengikuti dua turnamen besar secara beruntun.

Jonatan sukses menembus semifinal Malaysia Open 2026 (Super 1000), lalu melanjutkan tren apiknya dengan mencapai final India Open 2026 (Super 750), meski harus puas sebagai runner-up.

Keputusan untuk beristirahat juga didasari pengalaman musim lalu. Jonatan mengaku tampil dalam tiga turnamen berturut-turut kala itu berdampak cukup besar terhadap kondisi fisiknya.
“Pengalaman tahun lalu saat bertanding tiga turnamen beruntun cukup berpengaruh pada kondisi setelahnya, jadi saya harus menghindari hal-hal seperti itu,” ujar pemain binaan PB Tangkas, dikutip dari BolaSport.

Ia menegaskan bahwa istirahat menjadi pilihan terbaik saat ini demi menjaga performa jangka panjang.
“Istirahat menjadi pilihan utama sekarang daripada memaksa melebihi kapasitas yang berisiko cedera,” pungkas Jonatan Christie.