Selanjutnya, melalui program Perawat Mendunia, Jajang ingin memperkuat daya saing perawat Indonesia di tingkat internasional.

Program tersebut diarahkan pada peningkatan kompetensi berstandar global, kemampuan bahasa asing, serta penguatan akses terhadap peluang kerja di luar negeri yang aman, profesional, dan terlindungi.

Adapun prioritas kelima adalah Perawat Berpengaruh, yakni meningkatkan keterlibatan organisasi profesi dalam proses penyusunan kebijakan yang berkaitan langsung dengan dunia keperawatan.

Jajang menilai perawat tidak seharusnya hanya menjadi objek dari kebijakan, tetapi harus memiliki ruang lebih besar dalam proses perumusan dan pengambilan keputusan di tingkat nasional maupun daerah.

“Suara perawat harus didengar dalam setiap pengambilan keputusan yang menyangkut profesi, pelayanan kesehatan, dan masa depan keperawatan Indonesia,” katanya.

Dorong Organisasi Lebih Dekat dengan Anggota

Jajang mengatakan keputusannya maju dalam kontestasi Ketua Umum DPP PPNI dilandasi keinginan untuk membangun organisasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan anggota.