Katamerdeka, Jakarta – Kabar terkait peluncuran iPhone 16 di Indonesia tengah menjadi perbincangan hangat.

Pada awalnya, iPhone 16 Series diprediksi akan segera meluncur di tanah air pada 20 September 2024.

Namun hingga Oktober 2024, perangkat terbaru Apple ini belum juga tersedia di pasar Indonesia.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengonfirmasi bahwa sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk iPhone 16 Series belum selesai diproses, yang menjadi alasan utama di balik penundaan ini.

Febri Hendri Antoni Arief, Juru Bicara Kemenperin, mengungkapkan bahwa proses sertifikasi TKDN ini terkait erat dengan komitmen investasi Apple untuk mendirikan Apple Academy di Indonesia.

Realisasi investasi tersebut dianggap penting, tidak hanya untuk memenuhi syarat TKDN, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam bidang teknologi.

“Kalau Apple sudah merealisasikan investasinya, mereka bisa mendapatkan sertifikasi TKDN dan mulai menjual iPhone 16 di Indonesia,” ujar Febri.

Prediksi Harga iPhone 16 di Indonesia

Meski peluncuran iPhone 16 di Indonesia masih tertunda, berbagai spekulasi mengenai harga perangkat ini telah beredar.

Berdasarkan informasi awal, harga iPhone 16 Series diperkirakan akan serupa dengan iPhone 15 Series, meskipun terdapat kemungkinan kenaikan harga akibat kurs mata uang dan faktor lokal lainnya.

Berikut perkiraan harga iPhone 16 Series di Indonesia:

  • iPhone 16
    • 128 GB: Rp16.499.000
    • 256 GB: Rp19.499.000
    • 512 GB: Rp23.499.000
  • iPhone 16 Plus
    • 128 GB: Rp18.499.000
    • 256 GB: Rp21.499.000
    • 512 GB: Rp25.499.000
  • iPhone 16 Pro
    • 128 GB: Rp20.999.000
    • 256 GB: Rp23.999.000
    • 512 GB: Rp27.999.000
    • 1 TB: Rp31.999.000
  • iPhone 16 Pro Max
    • 256 GB: Rp24.999.000
    • 512 GB: Rp29.999.000
    • 1 TB: Rp33.999.000

Faktor yang Mempengaruhi Harga iPhone 16 di Indonesia

Harga iPhone 16 di Indonesia cenderung lebih tinggi dibanding negara lain, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk pajak dan biaya impor.

Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 17,5% dan bea masuk untuk barang elektronik meningkatkan harga iPhone saat memasuki pasar Indonesia. Di samping itu, kurs mata uang yang fluktuatif turut menjadi faktor.

Ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah, harga produk impor seperti iPhone pun akan turut naik.

Dengan masih tertundanya peluncuran iPhone 16 Series di Indonesia, banyak calon konsumen yang harus bersabar sedikit lebih lama.

Meskipun tantangan seputar harga dan ketersediaan barang tidak bisa dihindari, penggemar Apple di Indonesia tetap antusias menantikan kehadiran perangkat ini.