Hasil Minyak Bumi Disedot Pusat, Bupati Meranti Sebut Pemerintah Iblis
Saat ini, kata Adil, terdapat 222 sumur minyak di Meranti yang produksinya hampir 8.000 barel per hari namun DBH hanya Rp 114 miliar. Total itu sudah memperhitungkan penambahan 13 sumur di tahun ini dan 19 sumur lagi di 2023 dengan target produksi hingga 9.000 barel per hari.
Untuk itu, Adil meminta kepada pemerintah pusat agar hentikan saja pengeboran minyak di Meranti. Pasalnya kegiatan itu juga tidak dinikmati oleh masyarakat di daerahnya.
“Meranti itu targetnya 2023 9.000 barel per hari. Jadi kalau seandainya kami naik, penghasilannya besar dianggap penurunan, saya mengharapkan bapak keluarkan surat untuk penghentian pengeboran minyak di Meranti. Jangan diambil lagi minyak di Meranti, tidak apa-apa kami juga masih bisa makan daripada uang kami dihisap sama pusat,” tegasnya.
Adil mengaku sudah berupaya mempertanyakan DBH yang digelontorkan Kementerian Keuangan ke Meranti dengan melayangkan tiga surat permohonan audiensi ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sayangnya upaya tersebut gagal.







Comment