c. Situasi politik
Keadaan politik yang baik akan memberikan masyarakat kesempatan untuk melakukan mobilitas. Misalnya dalam sebuah negara demokrasi, individu diberi banyak kebebasan dalam kehidupan dan menentukan nasibnya sendiri.

d. Situasi sosial budaya
Kondisi sosial budaya pada suatu wilayah dapat terlihat dari karakteristik penduduknya. Apabila karakteristik penduduk terbuka terhadap perubahan maka akan memudahkan individu untuk melakukan kegiatan mobilitas sosial.

e. Kondisi Kependudukan atau Geografis
Pemukiman yang semakin padat dapat mendorong sebagian warga masyarakat mencari tempat kediaman yang lain. Selain itu, pada wilayah perkotaan akan menarik lebih banyak individu untuk melakukan mobilitas sosial karena dianggap lebih banyak menyediakan lapangan pekerjaan.

f. Latar belakang etnisitas
Pada beberapa etnis tertentu, seorang anak diharuskan untuk pergi merantau ke wilayah lain dan melakukan mobilitas sosial.

Faktor Penghambat

Dalam buku Struktur dan Mobilitas Sosial karya Purwasih (2019: 51), dijelaskan bahwa terdapat 3 faktor penghambat terjadinya mobilitas sosial.