Bahkan, kata Huda, pemerintah bisa saja memblokir aplikasi yang dianggap banyak menimbulkan dampak negatif pada anak. Dia menyebut pemblokiran aplikasi itu juga sudah diberlakukan di negara lain.

“Pembatasan aplikasi yang dipandang dalam ukuran kepantasan terhadap penanaman nilai-nilai terhadap pelajar itu yang destruktif dan tidak sesuai menurut saja blokir saja langsung pemerintah,” jelas dia.

Selain itu, Huda juga berharap kejadian siswa yang sengaja melukai tangannya di Bengkulu itu diusut secara mendalam. Sehingga motif dari aksi itu terungkap.

“Ini penting supaya Kemendikbud, dinas dan sekolah secara keseluruhan bisa memberikan semacam respons yang benar atas fenomena ini. Jangan sampai respons kita yang salah melihat persoalan ini,” tutur dia.(SW)