Ekonomi sirkular dapat didefinisikan sebagai pendekatan sistem ekonomi melingkar pada manfaat dan nilai tambah suatu bahan mentah, komponen, serta produk secara maksimal.

Model ini terfokus pada reducing, reusing, dan recycling produk dalam jangka waktu yang panjang.

Apa Itu Ekonomi Sirkular?

Ekonomi sirkular ini merupakan suatu pendekatan sistem ekonomi melingkar dengan memaksimalkan dari kegunaan maupun nilai tambah.

Nilai tambah ini bisa dari suatu bahan mentah, komponen hingga produk, sehingga bisa mereduksi dari jumlah bahan sisa yang tidak digunakan dan akan dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Dalam penerapan atau implementasinya sendiri dapat mendorong suatu pertumbuhan ekonomi hijau yang lebih tinggi dibandingkan dengan skenario business as usual.

Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan bahwa, ekonomi sirkular bukan hanya mengenai pengelolaan limbah.

Melainkan, juga bagaimana melakukan desain bahan baku, desain produk hingga proses produksi.

Sehingga, bahan baku dan produk yang dihasilkan ini nantinya dapat didaur ulang dan memiliki siklus penggunaan yang menjadi lebih panjang.

Prinsip dan Sistem

Prinsip ekonomi sirkular ini berdasarkan pada perancancangan produk yang menggunakan komponen atau meterial yang dapat digunakan secara berulang dan bersifat tahan lama.