SOLO- Seorang oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang memukul seorang sopir truk di Solo telah meminta maaf. Oknum bernama Hari Misbah itu meminta maaf di hadapan sejumlah media cetak, elektronik dan online.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka telah memberi pembelajaran bagi aparat negara yang telah bertindak arogan. Untuk para aparat, pejabat negara, ASN dan sebagainya, kini tak bisa lagi berbuat semena-mena karena mata kamera CCTV maupun HP ada di mana-mana. Siapa pun tak akan pernah tahu jika ternyata prilakunya disorot kamera yang kemudian bisa jadi viral.

Terkait pemukulan sopir truk oleh oknum Paspampres, kini oknum tersebut dilarang bertemu korban karena khawatir korban malah merasa terintimidasi. Oknum tersebut juga telah meminta maaf kepada korban dan mengakui salah. Apalagi saat itu, oknum yang merasa terhalang oleh truk itu tidak sedang tugas mengawal.

“Tidak, kami tidak sedang mengawal siapa-siapa. Kami mohon maaf,” kata oknum tersebut
.
Sementara itu Gibran mengatakan bertanggung jawab untuk melindungi warganya. “Tanggung jawab saya melindungi warga saya yang dipukul. Jangan didatangi (korban). Saya takut bapaknya terintimidasi,” ujar Gibran, dilansir dari Antara, Sabtu (13/8/2022).