Katamerdeka.com – Raksasa energi global, Shell, mengumumkan bahwa Zoe Yujnovich, Direktur Gas Terpadu dan Hulu, akan mengundurkan diri efektif pada 31 Maret 2025. Shell mengambil keputusan ini setelah Zoe mengabdi lebih dari satu dekade di perusahaan. Selama masa transisi, ia akan berperan aktif dalam memastikan pergantian kepemimpinan berjalan lancar.

Dalam pernyataan resminya, Shell menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan efisiensi dan menyederhanakan struktur bisnis. Oleh karena itu, perusahaan berharap transisi ini dapat memperkuat operasional di masa mendatang.

Cremers dan Costello Ditunjuk

Sebagai bagian dari reorganisasi, Shell menunjuk Cederic Cremers sebagai Presiden Gas Terpadu dan Peter Costello sebagai Presiden Hulu. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat portofolio bisnis serta meningkatkan stabilitas operasional.

CEO Shell, Wael Sawan, menegaskan bahwa dalam dua tahun terakhir, perusahaan telah mencatat kemajuan signifikan. Peningkatan efisiensi dan penguatan manajemen portofolio menjadi fokus utama mereka.

“Kami telah mencatat banyak kemajuan. Kami membangun stabilitas, mencatat kinerja yang kuat, serta menyederhanakan bisnis,” ujar Sawan dalam pernyataan resminya.